MUSEUM DUNIA

Daftar Museum Makanan di Jepang – Jepang di kenal dengan makanan khas serta tata cara makanannya yang berbeda dari negara lainnya. Namun siapa sangka bahwa Jepang membuat beberapa museum yang bertemakan makanan. Di sini kamu bisa mempelajari sejarah sekaligus mencicipi kulinernya. Berikut daftar museumnya di bawah ini contohnya.

Daftar Museum Makanan di Jepang

1. Museum Ramen Shin Yokohama
Museum ini dibuat seperti sebuah kota kecil, di mana terdapatfood court yang menjajakan makanan di sekitarnya.

Ada 9 restoran yang dipilih untuk menampilkan ramen terbaik Jepang. Mereka memiliki berbagai contoh mi, kaldu dan topping yang berbeda. Tidak hanya melihat-lihat, kamu juga bisa mencicipi ramen yang mereka tawarkan.

2. Museum Cup Noodles Yokohama
Museum ini memiliki 4 lantai yang menampilkan sejarah mi instan, hingga cerita tentang Momofuku Ando, penemu mi instan sekaligus pencipta merek Top Ramen dan Cup Noodles.

Kamu juga bisa mengikuti kelas pembuatan mi instan. Bahkan, ada paket membuat Cup Noodles dengan memilih 4 pilihan sup dan topping dari 12 variasi yang ada. Hasil kreasi Cup Noodles yang kamu buat ini bisa kamu bawa pulang.

3. Museum Cup Noodles Osaka Ikeda
Museum ini tak jauh beda dengan museum Cup Noodles di atas. Namun yang unik pada museum ini adalah terowongan mi instan yang memamerkan 800 jenis produk mi instan yang diproduksi selama lebih dari 50 tahun. Kamu juga bisa mencicipi produk Cup Noodles yang dijual terbatas di museum ini.

Baca Juga  ;Daftar Museum Unik di Estonia

4. Museum Suzuhiro Kamaboko
Museum ini memperlihatkan berbagai jenis kamaboko, fish cake khas Jepang yang memiliki bentuk unik.

Pengunjung juga bisa melihat sejarah, peralatan dan proses pembuatan kamaboko. Ada kelas memasak yang bisa diikuti juga, nih. Selain itu, pengunjung juga bisa mencicipi fish cake ini serta membawa pulang berbagai jenis fish cake sebagai oleh-oleh.

5. Museum Kecap Kadocho
Pabrik Kecap Kadocho telah menggunakan tong kayu cedar Yoshino yang sama sejak mulai berproduksi pada tahun 1841. Mereka juga menggunakan teknik yang sama untuk mencampur dan fermentasikan kecapnya. Meski pengunjung tak bisa melihatnya langsung di pabrik ini, tapi mereka bisa melihatnya di Museum Kecap Kadocho. Lokasinya ada di sebelah pabrik kecap.

Di museum ini kamu bisa melihat berbagai alat peragaan pembuatan kecap Kadocho. Kamu akan merasa atmosfer yang berbeda ketika masuk ke dalamnya. Kamu juga bisa membeli kecap serta aneka saus yang mereka produksi.

6. Museum Kecap Marukin
Museum Kecap Marukin tampil dengan suasana klasik khas bangunan-bangunan tradisional Jepang. Desain interiornya yang menarik membuat kamu benar-benar dapat merasakan suasana pembuatan kecap pada zaman dahulu. Ada sebuah lorong dengan bentuk tong kecap raksasa yang unik. Kamu juga dapat merasakan es krim dengan rasa kecap di sini.

7. Museum Kecap Kikkoman
Di museum ini, kamu bisa mempelajari sejarah kecap dan perusahaan Kikkoman. Kamu juga bisa melihat proses pembuatan kecap dengan 4 cara yang berbeda, termasuk pembuatan kecap untuk kekaisaran.

Selain mendapatkan souvenir berupa sebotol kecap untuk dibawa pulang, kamu juga dapat merasakan es krim unik dengan rasa kecap di sini.

Daftar Museum Unik di Estonia – Museum memiliki suatu sejarah yang ada di dalamnya. Setiap museum yang di bangun pasti memiliki tujuan tertentu dalam membangunnya. Salah satu museum-museum yang terkenal adalah di Estonia, berikut adalah ulasannya

1. Lennusadam Seaplane Harbour
Lennusadam Seaplane Harbour merupakan museum maritim yang dibuka pada tahun 2012. Museum ini ideal bagi setiap penggemar kapal selam, kapal laut, artileri laut, dan pesawat amfibi.

Daya tarik utama museum ini adalah kapal selam Lembit tahun 1936. Museum ini terletak di pelabuhan pesawat amfibi tua, yang akan membuat pengunjung merasa seolah-olah mengunjungi pangkalan militer sungguhan.

Daftar Museum Unik di Estonia

2. Tallinn Museum of Orders of Knighthood
Tallinn Museum of Orders of Knighthood merupakan museum berukuran kecil yang memiliki koleksi perhiasan, lencana, medali, dan penghargaan yang mengesankan dari banyak kesatria yang berbeda.

Beberapa pameran utama termasuk di antaranya Order of the Garter, Golden Fleece, Order of the Bath, dan banyak ordo Estonia lokal yang berbeda. Museum ini juga menawarkan tur berpemandu, di mana pengunjung dapat mempelajari detail tentang setiap item.

3. Museum Nasional Estonia
Museum Nasional Estonia merupakan tempat terbaik untuk mempelajari sejarah Estonia. Museum ini dibuka pada tahun 1909 untuk mengenang kolektor Estonia paling populer yang bernama Jakob Hurt.

Museum ini menyimpan sebagian besar koleksi dari Jakob. Pengunjung dapat menemukan berbagai koleksi museum yang memukau, mulai dari pakaian tradisional hingga senjata tua.

Baca Juga : Fakta Menarik Tentang Museum Fatahillah

4. Museum Seni Tartu
Museum Seni Tartu merupakan tempat terbaik di negara ini untuk melihat karya seniman Estonia modern dan klasik terbesar. Biasanya, museum dua lantai didedikasikan untuk seni modern. Sedangkan pameran seni klasik ditempatkan di lantai tiga. Para pengunjung dapat menikmati dan merasakan seni Estonia, termasuk beberapa pameran langka dari Uni Soviet.

5. Museum Mainan Tartu
Museum Mainan Tartu merupakan museum bertema mainan yang terletak di Kota Tua Tartu. Museum ini menjadi daya tarik yang sempurna untuk keluarga dengan anak kecil. Terdapat banyak boneka dari berbagai karakter yang cantik, lucu, hingga menggemaskan.

Orangtua dapat mengenang masa kecil mereka. Sementara anak-anak mereka akan memiliki kesempatan untuk mengikuti lokakarya interaktif dan bermain dengan mainan lama.

2 2

Musium Menarik yang Ada di Macau – Musium adalah tempat wisata bersejarah yang sudah pastinya banyak orang yang ingin mengunjunginnya. Selain pejalan kaki, banyak juga orang luar yang rela datang jauh hanya untuk melihat sebuah musium dan masuk kedalamnya. Musium yang menarik ada di Macau, saat kamu sedang berkunjung ke Macau, kamu akan menemukan musium dnegan warisan dan sejarah yang ada di dalamnya. Berikut adalah beberapa musium yang ada di Macau, kamu wajib mengunjunginnya.

1. Balai Peringatan Dr. Sun Yat-sen
Balai Peringatan Dr. Sun Yat-sen merupakan suatu bangunan yang ditujukan guna memperingati Dr. Sun Yat-sen sebagai bapak proklamator Republik Tiongkok. Balai peringatan tersebut fungsinya sebetulnya lebih ke sebagai balai vitalisasi budaya serta seni.

Mulai didirikan saat tahun 1969 dan selesai saat tahun 1972, opening balai tersebut diresmikan sendiri oleh presiden kala itu, Chiang Kai-shek. Balai tersebut berada di Distrik Hsin-yi, di sebelah kompleks Pusat Perdagangan Internasional Taipei.

2. Taipa Houses-Museum
Taipa Houses-Museum berada di Avenida da Praia, Taipa, Macau. Bangunan museum ini mengadopsi style arsitektur Portugis serta sudah dianggap sebagai salah satu dari delapan situs paling atas yang terdapat di Macau.

Ada tempat tinggal orang Portugis dengan Gereja Our Lady of Carmel serta taman pula. Pada kawasan itu ada panorama yang menakjubkan, yakni lima rumah hijau yang sangat menarik serta mewakili bangunan lain.

Baca Juga :Ini Dia Musium Tertua Di Dunia

3. Museum Macau
Museum Macau adalah museum bersejarah yang berlokasi di Macau, mulai dibuka saat tahun 1998. Berada di No. 112 Praceta do Museu de Macau, museum ini punya style arsitektur serta konfigurasi yang sudah dipertahankan serta dilestarikan sejak lama. Museum bersejarah ini punya aneka macam koleksi yang tidak ternilai harganya. Seperti halnya sejarah macau, aktivitas komersial, kepercayaan, serta budaya.

4. Macau Museum of Art
Macau Museum of Art berada di Avenida Xian Xing Hai, Macau. Museum ini adalah museum seni di Macau yang punya ruang paling besar yang ditujukan untuk visual art. Berdasarkan data macau yang diperoleh, ada lima lantai di museum ini, dengan tujuh galeri pameran yang berbeda.

Pada lantai pertama ada auditorium yang bisa menampung lebih dari 100 orang. Auditorium ini disertai dengan proyeksi video serta slide yang bisa dipakai untuk mengadakan seminar dengan teratur untuk umum.

Pada lantai kedua serta ketiga ada galeri untuk pameran temporer yang memamerkan aneka macam koleksi seniman Macau ataupun dunia. Nah di lantai tiga ada pula galeri gambar sejarah, berbagai lukisan barat yang berorientasi ekspor, serta cetakan Eropa dari pemandangan Macau oleh seniman Tiongkok serta barat.

5. Museum of Taipa and Coloane History

Museum of Taipa and Coloane History berada di Rua Correia da Silva, Taipa, Macau. Ada sembilan galeri total di dalam museum. Di lantai pertama, museum menampilkan peninggalan yang digali dan artefak lainnya. Di lantai dua, terdapat benda-benda religi, kerajinan tangan dan model arsitektur.

Dengan berkunjung ke beberapa museum di Macau yang ada di atas kita dapat liburan sambil tetap memperoleh banyak pengetahuan yang bermanfaat.

1 1

Ini Dia Musium Tertua Di Dunia – Secara teknis, musium-musium yang ada di dunia, pasti dibangun sejak lama kala. Maka tidak lah heran jika musium yang ada akan mengalami kerusakan jika tidak di jaga. Musium adalah sebuah institusi yang didirikan untuk menyimpan benda-benda yang sangat bersejarah. Musium menyediakan berbagai alat yang sudah lama di awetkan. Musium menjadi sebuah sarana untuk para pengunjung yang mengunjunginya merasakan hal yang pernah terjadi jauh sebelumnya hanya dengan melihat barang-brang yang terpajang di dalamnya. Musium yang ada di dunia ini umurnya sudah sangat lama. Berikut adalah musium tertua yang ada di dunia.

1. Museum Capitolini

Terletak di Plazza del Campidoglio di Capitolini Hill Roma, museum ini memiliki koleksi peninggalan arkeologis dan pameran seni. Sejarah dari salah satu museum tertua di dunia ini bisa ditelusuri hingga ke tahun 1471 ketika Paus Sixtus IV menyumbangkan satu set perunggu bersejarahnya kepada Roma dan menempatkannya di Capitolini Hill. Kemudian sejumlah inkripsi Romawi kuno, patung, satu set seni renaissance dan abad pertengahan, koleksi koin dan perhiasan diantara berbagai barang lain juga ditambahkan. Ini adalah museum pertama di dunia yang membuka pintunya untuk publik pada 1734. Saat ini museum dikelola dan dimiliki oleh pemerintah kota Roma. Ketahui juga mengenai beberapa museum di Amsterdam, museum di Bangkok dan sejarah museum dayu.

2. Museum Vatikan

Ini adalah suatu tempat dimana Anda tidak hanya dapat menikmati satu museum tetapi juga sekaligus beberapa museum. Dimulai pada awal abad ke 16, Musei Vaticani bisa ditemukan di dalam Vatican City. Koleksi pertamanya dibeli atas arahan Paus Julius II pada 1506. Koleksi awalnya ditempatkan di Apartemen Borgia. Beberapa waktu setelahnya, sebuah gedung diperintahkan untuk dibangun sebagai penampungan barang – barang tersebut. Hingga sekarang, Musei Vaticani adalah kelompok museum dengan beberapa museum patung dan lebih banyak lagi.

3. Museum Amerbach Cabinet

Terdaftar sebagai salah satu situs bersejarah Swiss dengan nama Kunstmuseum Basel. Salah satu museum tertua di dunia ini dibeli oleh pemerintah Kota Basel di Swiss pada tahun 1661. Pemerintah kota membeli Amerbach Cabinet, koleksi karya yag dibuat oleh Hans Holbein, membuatnya menjadi museum pertama yang dimiliki oleh pemerintah kota. Sepuluh tahun kemudian, koleksinya yang berasal dari awal abad ke 15 berupa lukisan, gambar dan buah karya seni lainnya dibuka dan dipamerkan untuk umum. Peristiwa ini menandai pembukaan museum publik pertama di dunia yang masih eksis hingga sekarang. Saat ini, koleksinya merupakan bagian dari sejarah dan budaya yang kaya dari kota Basel.

Baca Juga : 15 Museum Terseram Di Dunia

4. Royal Armouries

Museum tertua di dunia ini terletak di Tower of London, Inggris dan merupakan salah satu yang tertua di Inggris. Ini juga museum yang menyimpan koleksi terbesar dari persenjataan dan baja di dnia. Koleksi pentingnya antara lain National Firearms Collection, National Artillery Collection, dan National Collection of Arms and Armour. Museum dibuka untuk publik pada 1660. Koleksinya kemudian dibagi dan ditempatkan di tiga lokasi berbeda di seluruh Inggris dengan tujuan utama untuk membangun museum di West Yorkshire, Leeds dan Victorian Port di Portsmouth.

5. Musee des Beaux Arts et d’archeologie de Besancon

Dalam bahasa Inggris berarti Museum of Fine Arts and Archeology di Besancon, Perancis ini adalah museum tertua dari seni rupa dan arkeologi di negara tersebut. Museum dibuka pada 1694 setelah Jean Baptiste menyumbangkan koleksinya ke kota tersebut. Para kurator membagi artefak menjadi tiga kategori yaitu gambar, lukisan dan arkeologi. Bagian arkeologi menyimpan koleksi mesir, mumi Seramon, dan koleksi arkeologi dari masa Gallo- Romawi. Bagian lukisan memajang evolusi seni di Eropa dari abad ke 14 sampai ke 20. Museum juga menyimpan salah satu kabinet gambar terbesar di dunia berkat 5500 sumbangan karya seni dari berbagai sekolah seni Eropa yang berbeda sejak abad ke 15.

6. Museum Hermitage

Berlokasi di St. Petersburg, Rusia, museum ini adalah yang memiliki koleksi seni dan budaya paling signifikan di dunia. Dibuka pada tahun 1852, museum ini bermula ketika Ratu Catherine membeli koleksi lukisan unik dari Johann Ernst, seorang pedagang Berlin pada tahun 1764. Museum ini memiliki lebih dari tiga juta koleksi artefak dan seni dari berbagai budaya berbeda. Diantaranya ada seni pahat, seni grafis, seni terapan, material numismatik, dan beberapa penemuan arkeologis. Perayaan pendirian museum dilakukan setiap hari Catharine pada 7 Desember setiap tahunnya.

museum museum

15 Museum Terseram Di Dunia – Hampir sepanjang tahun, artnet News beralih ke museum untuk mencari cerita yang berkaitan dengan seni, budaya, dan keindahan. Tetapi dalam semangat Halloween, ketika pikiran kita beralih ke hantu, hantu, dan hal-hal yang menabrak di malam hari, kita telah menjelajahi dunia dan menghasilkan daftar lembaga paling menakutkan, paling meresahkan, yang menampilkan segala sesuatu dari zaman kuno. mumi dan spesimen taksidri berbulu untuk boneka dan instrumen bedah yang tampak menyeramkan — hampir seperti mimpi buruk.

1. Museum Parasitologi Meguro, Tokyo, Jepang

“Cobalah untuk berpikir tentang parasit tanpa rasa takut, dan luangkan waktu untuk mempelajari dunia mereka yang indah,” saran Museum Parasitologi Meguro. Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan saat cacing pita terbesar di dunia, dengan panjang 28,8 kaki, menatap wajah Anda. 45.000 spesimen parasit kehidupan nyata museum, belum lagi foto-foto efek grafis mengerikan yang mereka miliki pada host manusia mereka, pasti akan membuat Anda menyesali makanan terakhir Anda.

2. Museum Paranormal John Zaffis, Stratford, Connecticut, AS

Jika Anda percaya pada hantu, Museum Paranormal John Zaffis, yang dimaksudkan untuk menampilkan ratusan benda berhantu, mungkin bukan untuk Anda. Seorang penyelidik paranormal generasi kedua, Zaffis telah mengumpulkan sederetan benda yang tampaknya biasa saja, dari Cina yang diatur ke topeng kesukuan, yang oleh para pemilik sebelumnya bersumpah dihantui, sering kali dengan kekerasan. Setelah “membersihkan” barang-barang yang dirasuki melalui apa yang disebut ritual mengikat, Zaffis memamerkannya, menjaga benda-benda “sangat aktif” dalam kasus-kasus khusus. Koleksi Zaffis termasuk pedang yang digunakan dalam ritual Setan, jaket militer yang memberi seorang gadis remaja mimpi yang menakutkan tentang kehidupan di medan perang, dan patung Perawan Maria asli dari kasus pengusiran setan yang menjadi dasar film 2009 The Haunting in Connecticut .

3. Museum Pitt Rivers, Shrunken Heads of the Amazon, Oxford, Inggris

useum arkeologi dan antropologi ini tidak akan membuat daftar, kecuali untuk koleksi kepala yang menyusut. Ini mungkin tampak seperti ruang lingkup fiksi, tetapi sampai tahun 1960-an, headshrinking adalah praktik nyata. Pemburu kepala Amazon memenggal kepala musuh mereka, menguliti kepala mereka, mengisinya dengan pasir panas, dan merendamnya dalam air panas sampai mereka menyusut dan dapat digunakan sebagai perhiasan ritual. Kepala yang menyusut dikenal sebagai “tsantsas.”

4. Museum Nasional Monako: Automatons and Dolls of Yesteryear, Monaco

Museum Nasional Automaton dan Boneka Yesteryear di Monako membawa koleksi boneka abad ke-19 yang sudah creeptastic ke tingkat berikutnya dengan bermacam-macam boneka robot. Ketika terluka, boneka-boneka bergerak, melakukan hal-hal seperti bernafas, mendesah, dan bermain piano, sambil menatap Anda dengan mata mati mereka. Pastikan untuk meninggalkan anak-anak di rumah.

UPDATE: Boneka-boneka itu dihapus dari tampilan publik pada tahun 2009 dan museum sekarang disebut Nouveau Musée National de Monaco, sebuah museum seni kontemporer.

5. La Specola (Museum Zoologi dan Sejarah Alam), Florence, Italia

Atraksi Florentine yang diremehkan ini, dibuka sejak 1775, mungkin sekilas tampak sebagai museum sejarah alam Anda yang biasa-biasa saja, dengan spesimen taksidermi yang agak berdebu. Segala sesuatunya menjadi menyeramkan dengan koleksi mengesankan dari model lilin seukuran tubuh manusia dari bagian tubuh manusia, faksimili yang sangat detail dari berbagai organ dan sistem organ. Bahkan creepier adalah model “Venus” tubuh penuh dari wanita cantik yang tampaknya telah terganggu di tengah-tengah otopsi.

6. Museum Anatomi Morbid, Brooklyn, New York, AS

Mungkin lembaga yang paling baru didirikan dalam daftar, Museum Anatomi Morbid memulai debutnya musim panas ini (lihat “Museum Anatomi Morbid Baru Dibuka di Brooklyn [Where Else?]“), Menampilkan koleksi artefak tak dikenal yang “jatuh di antara celah-celah budaya, seni dan sains yang tinggi dan rendah, keindahan dan kematian, ”sesuai pernyataan misi museum Brooklyn. Mengingat lokasinya, kecenderungan museum untuk taksidermi bukanlah hal yang tak terduga, tetapi kerangka manusia yang otentik mungkin masih membuat Anda takut. Aset terbesar lembaga ini adalah 2.500 perpustakaannya yang kuat, yang mencakup sejarah medis, ritual kematian, dan topik-topik mengerikan lainnya yang mungkin tidak ingin Anda baca di bawah selimut larut malam.

7. Museum Ventriloquist Vent Haven, Fort Mitchell, Kentucky, AS

Ada alasan mengapa ini adalah satu-satunya museum di dunia yang didedikasikan untuk seni ventrilokui: Banyak boneka ventriloquist ini tidak pernah dimaksudkan untuk hidup berdampingan. Seseorang mungkin merupakan sahabat karib, tetapi koleksi museum yang terdiri lebih dari 800 boneka menjadi pasukan yang sesungguhnya, boneka-boneka artikulasi yang tampaknya siap membunuh Anda begitu Anda membalikkan punggung.

8. Museum Psikiatri Glore, St. Joseph, Missouri, AS

Kebanyakan orang akan ketakutan hanya dengan mengunjungi bekas rumah sakit jiwa, tetapi di Missouri, mereka mengubah State Lunatic Asylum No. 2 menjadi museum. Menampilkan termasuk rekreasi kembali perawatan psikiatris abad pertengahan, seni mengganggu yang dihasilkan oleh pasien, dan mosaik tombol yang agak besar, peniti, dan benda yang jelas tidak dapat dimakan lainnya (seluruhnya berjumlah 1.446) dikeluarkan dari perut seorang wanita yang menderita pica, atau menelan kompulsif.

9. Nyonya Tussauds, beberapa lokasi di seluruh dunia

Selain patung-patung lilin selebriti yang menyeramkan, seperti Zac Efron yang sepertinya ingin menyedot darah Anda, museum ini memiliki replika grafis dari salah satu korban Jack the Ripper sebagai bagian dari Kamar Horor di London. Sejarah institusi sebenarnya berdarah sah. Tussaud yang asli membuatnya mulai membuat cetakan lilin dari kepala pria yang terpenggal guillotined selama Revolusi Perancis. Madame Tussaud juga mendapat poin bonus karena menginspirasi tempat lilin Korea Utara untuk Kim Jong-Ill.

Baca Juga : Museum yang Gak Ngebosenin di Dunia 

10. Museo della Scuola Chirurgica Preciana, Preci, Italia

Museum kecil Italia ini merayakan terobosan medis ordo rahib Benediktin setempat, yang menjadi dokter di abad ke-10, merintis prosedur bedah. (Mereka mengkhususkan diri dalam hernia, katarak, dan castrati.) Alat-alat bedah yang digunakan oleh para pendahulu dari pengobatan modern di abad ke-17 lebih mirip instrumen penyiksaan dan kematian daripada apa pun yang Anda inginkan di tangan seorang dokter yang bertugas menyelamatkan Anda. kehidupan.

11. Cushing Center di Universitas Yale, New Haven, Connecticut, AS

Otak dalam toples. Apakah ada yang lebih kotor? Bahkan jika Anda tidak ingat adegan itu dari Harry Potter dan Orde Phoenix di mana sebuah tank yang penuh dengan otak menyerang Ron Weasley (selamat datang), masih banyak yang perlu ditakutkan di sini. Pengumpulan otak di Yale’s Cushing Center mungkin merupakan karya seumur hidup dari pelopor bedah saraf Harvey Cushing, tetapi itu benar-benar seperti kepemilikan seorang ilmuwan gila yang menculik, membunuh, dan menghilangkan otak para korbannya semua dengan nama sains yang kacau.

12. Museum Internasional Ilmu Bedah, Chicago, Illinois, AS

Jika kota kecil Umbria terlalu jauh, museum bedah Chicago lebih dekat dengan rumah, dan menawarkan koleksi lebih dari 7.000 artefak medis, 5.000 buku dan jurnal medis, dan 600 lukisan, cetakan, dan patung yang menggambarkan prosedur medis. Pameran residensi saat ini dari seniman Annie Heckman terinspirasi oleh trepanning — praktik mengerikan dari pengeboran lubang di tengkorak pasien — seperti yang terlihat di Peru pra-Kolombia. Di antara koleksi permanen, jangan lewatkan plester asli dari topeng kematian Napoleon — meskipun mereka tampaknya tidak memiliki rambutnya, yang baru-baru ini dicuri dari museum Australia.

13. Museum Instrumen Penyiksaan Abad Pertengahan, Amsterdam, Belanda

Jika Anda berpikir alat medis abad pertengahan itu buruk, tunggu sampai Anda melihat barang-barang yang sebenarnya digunakan untuk menyiksa dan membunuh tahanan. Ada kurang dari lima lantai senilai perangkat seperti guillotine, kursi interogasi, dan gadis besi, serta ruang penyiksaan inkuisitorial. Jika imajinasi Anda tidak cukup jelas untuk memvisualisasikan apa yang mungkin dilakukan instrumen ini terhadap tubuh manusia, museum menggunakan model lilin untuk menunjukkan dengan tepat betapa siksaan yang menyakitkan di masa lalu. Janji museum? “Kau pergi bersyukur masyarakat kita telah meninggalkan zaman kegelapan.”

14. Museum Kematian, Los Angeles, California, AS

Mencari pendidikan kematian? Museum of Death, awalnya bertempat di sebuah kamar mayat tua, pasti akan terganggu dengan karya seni serial killer-nya, foto-foto TKP dari pembunuhan Charles Manson dan Black Dahlia, dan koleksi peti mati, belum lagi kepala pembunuh berantai yang di Guillotined, dan “Bluebeard of Paris,” Henri Landru. Baru-baru ini ditambahkan ke koleksi adalah Thanatron, mesin bunuh diri infus tetes yang dibuat oleh Jack “Dr. Kematian ”Kevorkian. “Kami di sini bukan untuk memberi tahu orang-orang apa yang harus dipikirkan,” salah seorang pendiri museum J.D. Healy mengatakan kepada Los Angeles Times. “Apakah itu pembunuhan atau bunuh diri? Itulah yang seharusnya dilakukan museum — ajukan pertanyaan-pertanyaan sulit. “

15. Museo de las Momias De Guanajuato, Guanajuato, Meksiko

Rupanya orang-orang Meksiko berbondong-bondong untuk melihat sisa-sisa mumi rekan sebangsa dan perempuan mereka yang meninggal selama wabah kolera tahun 1833. Tidak seperti mumi-mumi Mesir, atau sisa-sisa abu dari mereka yang dikuburkan di Pompeii, orang mati di Museo de las Momias tidak terpisah dari kami oleh ribuan tahun, yang membuat melongo melihat sisa-sisa mereka semakin membingungkan. Anak-anak dan bahkan bayi termasuk di antara yang mati dipajang, banyak di antara mereka tampaknya telah meninggal dalam penderitaan.

Nah itu dia museum terseram di dunia, apa anda berani kesana?

Fakta Museum  Anti Corona di Wuhan Fakta Museum  Anti Corona di Wuhan

Fakta Museum  Anti Corona di Wuhan – Mungkin anda sudah pernah membaca artikel serupa atau sejenis,tapi artikel ini berbeda karena sudah kami ambil dari sumber terpercaya , berikut fakta museum anti corona di Wuhan.

Wuhan dikenal sebagai kota pertama di dunia yang terkena pandemik virus corona atau COVID-19. Kota yang berada di Provinsi Hubei, Tiongkok, tersebut melaporkan adanya virus corona pada akhir Desember 2019.

Kini, Kota Wuhan mulai terlihat normal dan diklaim berhasil menekan penularan virus corona. Kota berpenduduk 9 juta jiwa itu bahkan memiliki Museum Anti COVID-19.

Museum Anti COVID-19 itu sudah dibuka sejak 15 Oktober 2020. Pengunjung akan mendapat gambaran secara detail peristiwa saat virus mulai mewabah.

Seperti apa fakta-fakta Museum Anti Covid-19 di Wuhan tersebut? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Bekas rumah sakit untuk pasien covid-19

Gedung yang digunakan untuk museum ini merupakan bekas rumah sakit sementara untuk para pasien COVID-19 di Kota Wuhan. Pengunjung bisa melihat deretan ranjang pasien yang memang sengaja tidak dipindahkan.

Ada pula alat berat yang digunakan untuk membangun dua rumah sakit khusus COVID-19, yakni Huoshenshan dan Leishenshan.

Para pengunjung yang masuk ke dalam museum akan disuguhkan suasana yang mencekam. Di dalam museum terdapat koleksi audio-visual yang menunjukkan rekaman rintihan kesedihan, tangisan, dan suasana hiruk-pikuk saat virus mulai merajalela.

2. Dikunjungi 3 ribu orang per hari

Kota Wuhan kini mulai tampak normal seperti sedia kala. Museum Anti COVID-19 yang dibuka sejak 15 Oktober 2020 ini telah dikunjungi sekitar 3.000 orang per hari. Museum Anti COVID-19 ini bisa dikunjungi secara gratis untuk semua orang.

Baca Juga:Museum yang Gak Ngebosenin di Dunia 

3. Ada nama Indonesia di Museum Anti COVID-19

Museum Anti COVID-19 ini menampilkan banyak koleksi yang berhubungan dengan penanganan pandemik virus corona di Kota Wuhan. Salah satu yang menarik adalah nama orang kelahiran Indonesia yang dipamerkan, yakni Profesor Huang Xiqiu.

Profesor Huang Xiqiu merupakan sosok kelahiran Jember, Jawa Timur, yang menjadi arsitek pembangunan Rumah Sakit Huoshenshan. Rumah sakit inilah yang bisa menampung ribuan pasien corona di Wuhan dan dibangun dalam waktu yang sangat singkat.

Museum Anti COVID-19 juga memberikan penghargaan kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia. Ada nama Indonesia yang juga tertulis tak jauh dari pintu keluar museum. Nama tersebut diabadikan dalam bentuk paket dengan tulisan “Yìn ní”, yang artinya “Indonesia”.

Saat pandemik corona melanda Wuhan, Indonesia memang menjadi salah satu negara yang memberikan bantuan alat kesehatan kepada Tiongkok. Bantuan ini pun sempat diapresiasi Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

Museum yang Gak Ngebosenin di Dunia  Museum yang Gak Ngebosenin di Dunia 

Museum yang Gak Ngebosenin di Dunia – Mungkin anda sudah pernah membaca artikel serupa atau sejenis,tapi artikel ini berbeda karena sudah kami ambil dari sumber terpercaya , berikut museum dunia yang gak ngebosenin.

1. Metropolitan Museum of Art (New York, Amerika Serikat)
Museum terbaik di dunia yang pertama ada di New York, Amerika Serikat. Museum yang kerap disebut The Met ini merupakan salah satu museum dengan jumlah pengunjung terbanyak di dunia. The Met menyimpan lebih dari dua juta koleksi benda seni yang terbagi dalam tujuh departemen kurasi yang berbeda, cocok sekali bagi Anda yang suka menikmati berbagai lukisan dan karya seni lainnya.

Metropolitan Museum of Art ini buka setiap hari dengan harga tiket yang bervariasi, mulai dari USD 12 hingga USD 25 per orangnya.

2. Art Institute of Chicago (Chicago, Amerika Serikat)
Museum terbaik di dunia yang kedua juga masih ada di Amerika Serikat, tepatnya di Chicago, yaitu Art Institute of Chicago. Museum yang pertama kali didirikan tahun 1879 ini berlokasi di Grant Park, Chicago dan merupakan salah satu museum tertua dan terbesar di Amerika Serikat.

Koleksi yang dipamerkan di museum ini terbagi atas sebelas departemen kurasi dan koleksi permanennya mencapai 300 ribu. Beberapa koleksi yang populer antara lain lukisan karya George Seurat yang berjudul A Sunday on La Grand Jatte (1884) dan lukisan The Old Guitarist karya Pablo Picasso.

Berkat koleksi-koleksinya yang menarik inilah setiap tahunnya museum ini dikunjungi oleh 1,5 wisatawan dari berbagai negara. Bagi Anda yang ingin berkunjung, Art Institute of Chicago buka setiap hari dengan harga tiket masuk mulai dari USD 14 hingga USD 25.

3. 9/11 Memorial & Museum (New York, Amerika Serikat)
9/11 Memorial & Museum yang berlokasi di 180 Greenwich Street, New York ini termasuk dalam salah satu museum terbaik di dunia. Museum ini didirikan sebagai penghormatan untuk korban tragedi 11 September 2001 di gedung World Trade Center.

Museum ini mempunyai bentuk yang cukup unik karena memperlihatkan jajaran pohon dengan dua kolam yang berada di tengahnya, dulunya lokasi ini adalah twin tower sebelum tragedi 11 September 2001. Arsitek yang merancang memorial ini bernama Michael Arad yang berasal dari Israel.

9/11 Memorial ini dibuka dalam peringatan 10 tahun tragedi tersebut, tepatnya pada tanggal 11 September 2011 dan museumnya baru dibuka untuk umum pada tanggal 21 Mei 2014. Baru tiga bulan setelah tanggal pembukaannya, museum ini sudah dikunjungi oleh lebih dari satu juta wisatawa.

Museum ini dapat dikunjungi setiap hari dengan harga tiket mulai dari USD 15 hingga USD 24 per orangnya.

Baca Juga:Museum Terbaik di Eropa

4. National Museum of Anthropology (Meksiko)
National Museum of Anthropology sering juga disebut sebagai Museo Nacional de Antropologia dalam bahasa Meksikonya. Museum yang sudah berdiri sejak tahun 1964 di Meksiko ini menyimpan koleksi artefak dari kebudayaan Meksiko di masa lalu. Salah satu koleksi yang paling terkenal adalah Stone of the Sun.

National Museum of Anthropology yang berada di bawah naungan lembaga antropologi dan sejarah Meksiko ini termasuk dalam salah satu museum terbaik di dunia dengan pengunjung yang cukup banyak setiap tahunnya.

Untuk mengunjungi museum ini, pengunjung dikenakan tiket masuk sekitar Rp 53,000 per orangnya.

Museum Terbaik di Eropa Museum Terbaik di Eropa

Museum Terbaik di Eropa – Setelah melewati beberapa tahap proses dalam penyaringan, akhirnya kami dapat menyempurnakan artikel yang sudah kami kumpulkan dengan data-data dari sumber yang terpercaya mengenai mueseum terbaik di eropa.

Museum merupakan sebuah tempat yang pastinya menghadirkan berbagai barang unik, antik, dan bernilai sejarah tinggi yang dimana didalamnya penuh dengan sebuah seni dan cerita. Setiap museum memiliki ciri khas masing-masing yang dimana disesuaikan dengan tema dan apa yang ada didalamnya. Eropa merupakan salah satu benua yang memiliki banyak sekali museum menarik yang sangat wajib untuk dikunjungi. Berikut 10 museum terbaik di Eropa yang wajib dikunjungi saat berlibur.

1. State Hermitage Museum

Salah satu museum terbaik yang satu ini terletak di St. Petersburg, Rusia. Museum ini didirikan pertama kali pada tahun 1754 oleh Catherine the Great yang dimana baru pertama kali dibuka untuk khalayak umum pada tahun 1852. Museum ini memiliki banyak keunikan diantaranya adalah dibagi menjadi 6 bangunan yang dimana salah satu dari bangunannya yaitu Winter Palace merupakan bekas tempat tinggal dari kaisar Rusia pada jaman dahulu. Tentu ini adalah fenomena yang beda dari museum lainnya dan tentunya memiliki banyak sekali keunikan-keunikan dari bangunan museum yang megah.

State Hermitage Museum tercatat menyimpan jutaan karya seni dan juga tercatat sebagai museum dengan lukisan terbanyak di dunia. Tentu para pengunjung bisa menikmati berbagai seni disana yang sangat syarat akan cerita dan sejarah.

2. Musee d’Orsay

Musee d’Orsay merupakan museum yang berada di Paris, Perancis tepatnya di tepi sungai Seine. Museum ini menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Paris. Banyak benda atau barang-barang antik, unik dan bersejarah yang ada di museum ini seperti lukisan, perabotan, dan karya seni lainnya. Banyak karya dari pelukis terkenal yang dipajang di museum ini yang dimana akan menambah kesan para pengunjung. Tentu sangat menarik dapat melihat berbagai benda atau barang yang bersejarah dan syarat akan seni di museum yang satu ini.

Musee d’Orsay merupakan salah satu museum yang paling banyak dikunjungi di Perancis dan menjadi salah satu yang terbaik di Eropa tak heran setiap tahunnya pengunjung silih berganti datang ke museum Musee d’Orsay ini.

3. Prado National Museum

Museum terbaik selanjutnya di Eropa yaitu Pradi National Museum yang terletak di ibukota Spanyol, Madrid. Bagi wisatawan yang ingin melihat berbagai catatan atau benda sejarah dari berbagai wilayah di Eropa maka museum ini adalah tempatnya. Museum ini memiliki berbagai benda bersejarah dari berbagai abad seperti lukisan, catatan sejarah, patung dan lain-lain. Tentunya museum ini sangat cocok bagi yang menyukai sejarah karena memang banyak sekali hal-hal yang bisa menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran setelah berkunjung di Prado National Museum.

Banyak hal unik, menarik dan bersejarah di museum ini yang membuatnya banyak dikunjungi oleh para wisatawan dari berbagai negara. Tak heran jika museum ini masuk dalam salah satu yang terbaik di Eropa.

Baca Juga:Koleksi Museum Sumpah Pemuda

4. British Museum

Dari namanya sudah dapat ditebak bahwa museum ini terletak di Inggris tepatnya di Kota London. Museum ini terkenal memiliki berbagai barang atau benda seni, bersejarah dari berbagai belahan dunia yang jumlahnya mencapai jutaan. British Museum termasuk dalam museum dengan jumlah koleksi paling lengkap di dunia tak heran jika banyak orang datang ketempat ini untuk menikmati berbagai koleksi yang ada disana. Letaknya yang berada di Kota London membuat museum ini mudah diakses dan mudah ditemukan oleh para wisatawan.

Hal yang menarik lainnya dari banyaknya koleksi seni dan sejarah yang ada, British Museum memberikan tiket gratis kepada setiap pengunjung artinya tidak akan dikenakan biaya sama sekali jika mengunjungi museum yang satu ini.