museum antariksa surabaya

Museum Baru Di Surabaya Museum Baru Di Surabaya

museumsejarah.com Taman Sari memang dirancang sedemikian rupa agar bisa menghadirkan ketenangan bagi siapapun yang berada di dalamnya. Nah, untuk kategori ini, Jembatan Mahakam 2 atau yang juga dikenal dengan Jembatan Tenggarong di Kalimantan Timur, menjadi salah satu pilihan.Melintang di atas Sungai Mahakam di tepian Kota Tenggarong, jembatan ini adalah yang ke dua setelah Jembatan Mahakam I yang berada di tengah Kota Samarinda. Keunikan dari gereja hasil rancangan seorang pastornya yang bernama, Antonius Dijkmans ini, terlihat pada dua menara yang mengapit pintu masuk. Pengaruh Eropa terlihat jelas pada balairung atau ruang tamu, jendela, pintu dan sebuah prasasti di depan tangga yang bertuliskan huruf Latin, berbahasa Belanda. Kemegahan pun terlihat pada singgasana, lampu kristal Eropa, kursi, meja maupun lemari. Sebagian kompleks keraton merupakan museum yang menyimpan berbagai koleksi milik kesultanan, termasuk berbagai pemberian dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, dan gamelan. Dari segi bangunannya, keraton ini merupakan salah satu contoh arsitektur istana Jawa yang terbaik, memiliki balairung-balairung mewah dan lapangan serta paviliun yang luas.

6 Museum yang Bertemakan Teknologi di Jakarta
Tidak heran bila bangunan ini ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang dilindungi kelestariannya. Jembatan ini tergolong suspension cable bridge dan berdesain nyaris sama dengan Golden Gate di San Francisco, Amerika Serikat.Wajar saja bila jembatan yang membentang sejauh sekitar 710 meter ini tak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Tenggarong. Pada 10 November 1991 mulai dibangun Museum Sepuluh November dengan luas 1.366 meter persegi pada kedalaman 7 meter di bawah permukaan tanah di areal Komplek Tugu Pahlawan. Mulai Samaoen, Alimin, Darsono, Tan Malaka hingga Presiden pertama RI, Ir. Museum ini diresmikan oleh Presiden RI ke-4, KH. Tugu pahlawan didirikan pada 10 November 1951 dan diresmikan pada 10 November 1952 oleh Presiden pertama RI, Ir. Gedung Sate pertama kali didirikan pada tanggal 21 Juli 1920, gedung ini pada pertama kali pembuatannya digunakan sebagai pusat pemerintahan. Ukurannya yang amat besar, menobatkan bedug ini sebagai bedug terbesar di Indonesia!

Sebuah bedug raksasa ikut menambah keunikan mesjid ini. Kolam mungil dengan air mancurnya yang jernih dan pohon-pohon berbunga, menambah keasrian tempat ini. Dibangun setelah Perjanjian Giyanti pada tahun 1755, tempat ini memang didesain sebagai tempat pengasingan diri Sultan Yogyakarta dan keluarganya dari hiruk pikuk dunia. Brigjen Katamso, istana megah ini selesai dibangun sekitar tahun 1888 dan merupakan warisan dari Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Arsitekturnya yang unik adalah daya tarik utama dari Istana Maimun. Foto-foto keluarga, senjata-senjata kuno, termasuk ruang penjara, juga ada di istana ini. Beberapa di antaranya juga berkaitan dengan tokoh-tokoh besar bangsa ini. HOS Tjokroaminito adalah guru bangsa sehingga banyak tokoh-tokoh besar yang belajar dan berdiskusi hingga tinggal di rumah itu. Museum HOS Tjokroaminito merupakan rumah tinggal pahlawan nasional HOS Tjokroaminoto beserta keluarganya. Tidak sendiri, ia juga tinggal di rumah ini bersama Ny. Demikian juga dengan menara ketiga. Di atas menara tersebut ada dua menara kecil lain yang tersusun dari rangkaian besi.

Baca Juga :Museum Terangker Di Jakarta

Rumah sederhana ini memiliki dua kamar utama, dengan satu ruang tamu, satu kamar kecil, dan satu ruangan dapur. Dahulu, Lawang Sewu yang bergaya art deco adalah kantor perusahaan kereta api Belanda, NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS) dan bangunan ini merupakan salah satu karya terbaik arsitek Prof. Indonesia kita yang kaya ini banyak memiliki bangunan yang menyimpan nilai historis yang luhur, banyak mata yang sudah mengakui keindahan dan kemegahannya. Dengan penetapan pusat pemerintahan itu juga, maka kemudian dibangunlah salah satu gedung yang sekarang kita kenal dengan nama Gedung Sate, dan pada saat itu nama Gedung Sate adalah “Gouvernements Bedrijven“. Pada 27 November 2017, museum ini diresmikan oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini sebagai salah satu destinasi wisata sejarah. Museum Dr. Soetomo adalah museum khusus yang menampilkan riwayat hidup Dr Soetomo, tokoh pergerakan sekaligus salah satu pendiri organisasi Boedi Oetomo. Sekaligus menjadikannya sebagai lokasi peristirahatan yang sempurna. Kokoh berdiri di atas areal seluas 9,5 hektar dan berkapasitas hingga 8.000 orang, mesjid hasil karya arsitek Indonesia, F Silaban ini, pernah menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, sekaligus menjadi kebanggaan umat muslim Ibukota dan Indonesia.