museum kereta api sawahlunto

Museum Kereta Api Di Indonesia Museum Kereta Api Di Indonesia

museumsejarah.com Semua kisah yang ada serta seluk-beluknya bisa Anda temui di museum-museum kereta api yang ada di Indonesia ini. Siapa tahu bisa jadi referensi Anda travelling ya! Di Museum Kereta Api Ambarawa para pengunjung bisa melihat secara langsung mengenai mesin yang digunakan kereta api pada zaman penjajahan Belanda dahulu. Selain menyediakan wisata heritage lokomotif di museum ini, museum Kereta Api Graha Parahyangan Bandung yang dibuka secara resmi pada tanggal 21 Juni 2010 ini juga memajang berbagai macam peninggalan sejarah perkeretaapian yang ada di Indonesia. Museum Nasional dibuka secara resmi pada tahun 1868. Museum ini juga dikenal dengan nama lain Gedung Gajah atau Gedung Arca, karena terdapat patung gajah yang merupakan pemberian dari Raja Siam Thailand. Karena museum ini berbeda dengan museum kereta api pada umumnya. Bangunan ini kemudian dijadikan tempat tinggal pejabat kereta api ketika pemerintah Hindia Belanda saat berkuasa. Stasiun Bondowoso sendiri saat ini merupakan jalur mati yang tidak dilalui kereta api dan sudah tidak aktif lagi.

Sanggar Agung
Ruang museum sendiri memanfaatkan Stasiun Bondowoso yang memiliki status bangunan cagar budaya. Museum Kereta Api yang Berada Di Indonesia – Indonesia memiliki sejarah panjang mengenai kereta api, tepatnya sejak zaman penjajahan Belanda dahulu. Museum kereta api Bondowoso lokasinya berada di Stasiun Bondowoso, Jawa Timur serta menampilkan berbagai koleksi peninggalan Stasiun Kereta Api Bondowoso. Ruang pamer yang ada di Museum Kereta Api Stasiun Bondowoso terdiri dari ruang pamer pengantar, pamer gerbong maut, pamer utama, pamer komoditas dan ke depannya terdapat ruang PPKA. Koleksi yang berada di Museum Bondowoso ini antara lain yaitu peralatan kerja yang dulunya pernah dipakai kereta api dari masa ke masa, misalnya ada tiket Edmonson, stempel, ebleg semboyan 40, mesin tik, mesin cetak tanggal karcis, telepon, topi PPKA, reglement, peluit, foto, lampu Hansen, dan masih banyak lagi lainnya. Beberapa koleksi tersebut diantaranya adalah mesin pembuat karcis, alat komunikasi telegraf, mesin cetak tanggal karcis, telepon kayu, dan alat hitung odhever.

Museum Kereta Api Ambarawa adalah salah satu destinasi wisata yang wajib untuk anda kunjungi bersama keluarga maupun bersama sahabat. Empat museum di atas adalah contohnya. Kemudian oleh Soepardjo Reostam gubernur Jawa Tengah stasiun ini difungsikan kembali dengan fungsi sebagai Museum Kereta Api. Sejarahnya Museum Kereta Api ini merupakan stasiun kereta api yang tidak lagi difungsikan pada tahun 1970 layaknya stasiun. Tak hanya itu, gerbong di halaman juga akan difungsikan layaknya kafe, sehingga gedung bersejarah ini dapat lebih bermanfaat dan memiliki nilai bisnis bagi PT KAI. Untuk Anda yang long weekend memiliki rencana memperdalam ilmu pengetahuan terkait kereta api, kami akan merangkum daftar lima museum kereta api yang ada di Indonesia. Di sini, Anda bisa melihat 24 koleksi lokomotif uap hingga diesel yang dipajang. Tidak cuma soal sejarah tertulis, di museum kereta api, Anda juga bisa menikmati berbagai macam koleksi, mulai dari gerbong hingga lokomotif jadul yang nilai sejarahnya besar banget. Untuk mengakses Museum Kereta Api Ambarawa ini, tentunya anda bisa datang dari Kota Semarang kemudian arahkan kendaraan Anda ke Ungaran sampai di pertigaan Bawen, setelah itu anda tinggal belok ke kanan atau bisa jalan terus sampai di tugu Palagan, Ambarawa melalui jalur menuju ke arah Kota Yogyakarta. Di dalam museum ini, Anda bisa menemukan berbagai macam koleksi kereta api yang memang cukup beragam, terutama koleksi yang ada ini berasal dari era 70-80an dengan kondisi yang terawat.

Nama Museum Fatahillah pasti sudah tidak asing lagi di telinga traveler dan sering dibahas dalam buku sejarah di sekolah-sekolah. Di dalamnya terdapat 4000 wayang dan boneka dari berbagai tempat di dalam dan luar negeri seperti India, Belanda, Malaysia, Thailand, Cina, Vietnam, serta koleksi topeng. Bangunan Kereta Api Graha Parahyangan yang berada di Bandung ini dulunya didirikan pada tahun 1927 dan merupakan tempat tinggal dari M.A.J Kelling, seorang Warga Negara Belanda yang bekerja menjadi pengusaha swasta di bidang property pada kala itu. Selain sebagai museum dan juga tempat galeri untuk kegiatan kreatifitas masyarakat, Graha Parahyangan Bandung ini juga dapat dialihfungsikan sebagai sarana ruang pertunjukan seni serta ruang seminar atau rapat. Di ruang komoditas yang ada, wisatawan dapat mengetahui informasi peristiwa gerbong maut yang terjadi pada 23 November 1947. Bangunan Stasiun Bondowoso ini berada di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Museum Bahari terletak di Jalan Pasar Ikan, Kecamatan Penjaringan Kota Jakarta Utara.

Baca Juga :Sejarah Museum Bank Indonesia

Di Jakarta juga ada museum kereta api, lho! Terdapat 221 jenis lokomotif yang ada di museum ini, tetapi hanya 3 saja yang dapat dioperasikan. Selain lokomotif ada juga koleksi benda yang bisa dibilang antik yaitu bel, telepon, telegram morse, dan benda – benda lalinnya. Pengunjung juga bisa menaiki kereta api lokomotif yang tersedia. Koleksi dari Museum Kereta Api Sawahlunto memiliki 106 buah koleksi rangkaian serta perlengkapan kereta api yang terdiri dari lima unit gerbong, satu unit lokomotif uap, dua buah jam, 34 buah alat-alat sinyal atau komunikasi, puluhan foto dokumentasi, sembilan unit miniatur lokomotif, tiga buah brankas , lima unit dongkrak rel, tiga set label pabrik, tiga buah timbangan, sebuah lonceng penjaga, dan sepasang baterai lokomotif. Tidak ketinggalan beberapa miniatur lokomotif, berbagai foto pejuang, dan pernak pernik peninggalan masa perjuangan pahlawan RI di Bondowoso menghiasi ruang museum. Graha Parahyangan yang dimanfaatkan sebagai museum juga memiliki konsep untuk dimanfaatkan sebagai galeri yang diutamakan untuk mendukung kegiatan dan pameran produk industri kreatif. Museum Kereta Api Stasiun Bondowoso merupakan museum kereta api pertama di Jawa Timur, dan merupakan museum ketiga di Indonesia setelah museum kereta api Ambarawa dan juga Sawah Lunto. Padahal stasiun ini telah memenuhi permintaan King William 1 yang digunakan untuk membawa pasukan.